Minggu, 13 Juni 2010

Membangun Etika Sejak Dini


Masa anak-anak merupakan perjalanan yang kritis, sebagai generasi bangsa di masa mendatang. Jika pengetahuan dan cara yang ditanamankan pada masa kanak-kanak itu benar, dapat diharapkan ketika berubah ke masa remaja dan dewasa, bekal pengetahuan, pembentukan perilaku serta sikap dalam dirinya terhadap sesuatu akan positif.
Masa remaja dan dewasa pada dasarnya merupakan masa mencari identitas dan realisasi diri. Pada masa ini sering sangat sulit untuk mengubah wawasan dasar yang telah terpola dan melekat dalam dirinya sejak kecil.

Dengan demikian sangatlah strategis pembekalan pengetahuan dasar tentang etika sejak dini melalui anak-anak secara terprogram dan berkelanjutan, hingga pada saatnya akan tercipta insan-insan pribadi etika yang baik. Lantas, bagaimana cara pendidikan etika yang baik untuk generasi muda? Pembentukan etika sebaiknya dimulai dari keluarga, tahap-tahapnya adalah antara lain:

1. Membekali anak dengan ajaran agama karena agama adalah sumber dari keyakinan manusia.

2. Mengenalkan apa saja hal yang baik dan apa yang salah agar dapat membedakan mana yang benar dan yang salah sejak dini.

3. Mendidik anak agar bersifat mandiri dan berbagi dengan sesama.

4. Membekali moralnya agar bijaksana dalam memperlakukan lingkungan hidupnya. Pendidikan Lingkungan akan menjamin terjadinya suasana yang harmonis antara manusia dengan alamnya, sehingga di alam tidak akan muncul kekhawatiran terhadap bencana yang akan melanda.

Kegiatan yang dapat membentuk dan membangun etika yang baik pada anak antara lain adalah:

1. Mengikuti kegiatan keagaman.

2. Mengikuti kegitan organisasi yang mendidik agar dapat mengembangkan etika dalam pergaulan.

3. Mengikuti kegiatan pencinta alam dan sejenisnya agar memupuk rasa cinta terhadap alam sekitarnya.

Kamis, 22 April 2010

Batik juga mengikuti dunia modern

Di era modern seperti sekarang ini semua hal yang ada didunia ini akan berkembang seiring berkembangnya pola pikir manusia. Mulai dari bahasa, makanan, tempat tinggal sampai pakaian semua berubah menjadi serba modern. Bila seseorang tidak mengikuti perkembangan jaman maka akan dikatakan ketinggalan jaman. Perkembangan jaman inilah yang nantinya akan mengikis kebudaya suatu bangsa bila tidak diimbangi dengan pelestarian kebudayaan.

Ditengah kerasnya perkembanan jaman yang semakin modern ada salah satu budaya Indonesia yang mulai diminati kembali oleh para anak muda di Indonesia yaitu batik. Batik hampir saja akan direbut oleh negara tetangga kita malaysia namun bangsaIndonesia telah berhasil menjadikan batik diakui oleh dunia internasional sebagai kebudayaan asli Indonesia. Setelah pendeklarasian batik sebagai budaya asli Indonesia muncullah banyak perkembangan pada batik. Perkembangan yang dimaksud adalah desain pakaian yang terbuat dari kain batik kian beragam. Pakaian yang berbahan dari batik kini memiliki berbagai style yang mengikuti perkembangan dunia modern. Mungkin hal inilah yang membuat para anak muda jaman sekarang mulai menyukai batik kembali. Sekarang batik tidak hanya berbentuk baju saja tapi ada juga yang berbentuk jaket, tas, hingga sepatu bahkan adapula mobil yang dibatik. Dulu batik identik dengan orang yang sudah tua, karena yang memakainya adalah sebagian besar orang tua. Selain itu desain baju batik dahulu hanya model baju koko dan hanya dipakai untuk menghadiri acara tertentu seperti hajatan. Mungkin hal inilah yang dulu membuat batik kurang begitu diminati oleh anak muda. Semoga budaya batik di Indonesia tetap lestari dan tak akan luntur karena perkembangan jaman yang semakin modern.

Minggu, 04 April 2010

Kasus Gayus diangkat Century lenyap

Gayus Tambunan, seorang PNS Ditjen Pajak golongan III A yang di rekeningnya terdapat Rp 25 miliar menjadi obrolan panas karena terkena kasus korupsi dan penggelapan pajak . Sudah lebih dari sepekan ini kasus Gayus Tambunan meramaikan semua media, episode terus berlanjut seperti sinetron. Bahkan kepopulerannya hampir menyamai artis yang disebut mirip dirinya yaitu Tukul Arwana.

Tapi, kemanakah kasus besar yang sebelumnya panas dibicarakan??? Benar,,, kasus Century seperti lenyap ditelan bumi. Kasus Gayus diperkirakan nilainya Rp26 miliar, kalau Century katanya Rp6,7 triliun. Dari segi besarnya dana yang dikorupsi , memang kasus Century lebih besar, tapi mengapa kasus besar ini seakan terabaikan kelanjutan penyelidikannya. Semoga saja kasus Gayus diangkat bukanlah suatu pengalihan perhatian yang dilakukan oleh oknum tertentu untuk menutupi kasus besar lainya. Semua tindak korupsi , makelar kasus mafia pajak harus diberantas sampai tuntas ke akarnya.

Penyelidikan semua kasus korupsi, makelar kasus dan mafia pajak harus diusut dengan transparan. Walaupun nantinya sejumlah nama besar akan terseret , baik pejabat kecil maupun besar penegakan hukum harus tetap dilakukan. Apakah negara kita bangga dengan predikat salah satu negara terkorup didunia???? Kapan Indonesia bisa maju kalau pejabat didalamnya masih melakukan korupsi...

Majulah selalu indonesia..... Berantas semua koruptor!!!!
Salam 86....